Kebiasaan Penulis yang Harus Mulai Kamu LakukanOthers 

Kebiasaan Penulis yang Harus Mulai Kamu Lakukan

Menjadi seorang penulis merupakan suatu hal yang menarik untuk dilakukan. Bahkan, profesi sebagai penulis sudah banyak dilakukan oleh orang-orang zaman sekarang. Menulis membutuhkan suatu keahlian menuangkan ide dalam kumpulan kata. Kata yang dihasilkan oleh seorang penulis bisa menjadi berbagai macam bentuk. Ada yang menjadi penulis berita, penulis novel, penulis iklan dan lain sebagainya. Kegiatan menulis membutuhkan waktu untuk berlatih dan belajar agar menjadi seorang tenaga ahli yang profesional.

Proses berlatih dan belajar bisa datang dari mana saja. Ada yang bilang, seseorang bisa menjadi penulis profesional bila banyak membaca. Membaca adalah kebutuhan penulis yang harus dipenuhi. Akan ada banyak ide yang bisa didapat dari kegiatan membaca. Dari membaca, penulis juga bisa belajar kesalahan yang telah dilakukan oleh penulis terdahulu. Hal tersebut menjadikan pengalaman seorang penulis menjadi lebih bertambah. Namun, di balik semua pengalaman yang bisa didapat dari membaca, ada kebiasaan lain yang harus diterapkan penulis agar karyanya semakin menarik banyak pembaca.

  1. Terlebih dahulu, tentukan outline tulisan

Bila kamu ingin menjadi seorang penulis profesional, kamu harus terbiasa membuat outline untuk karya yang ingin kamu kerjakan. Membuat outline akan memudahkanmu dalam proses pembuatan. Outline juga berfungsi sebagai pagar agar pembahasan dalam tulisanmu tidak melebar ke banyak hal. Kebanyakan penulis yang ada seringkali tidak membuat outline terlebih dahulu sehingga tulisannya menjadi sulit untuk dipahami. Bila sudah terbiasa, kamu tidak lagi perlu membuat outline dalam secarik kertas. Outline tersebut bisa kamu buat dalam otakmu. Namun, bila kamu sudah terbiasa untuk menulis idemu dalam sebuah catatan, tentu hal tersebut menjadi lebih baik.

  1. Minimalisir penggunaan pengulangan kata

Sadarkah kamu bahwa terlalu banyak menggunakan kata yang sering diulang akan membuat karyamu menjadi membosankan? Menggunakan banyak pengulangan kata juga bisa menjadi salah satu indikasi bahwa kamu kurang mendapat referensi. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, membaca bisa dijadikan cara untuk menambah kosakata yang kamu miliki. Dengan banyak membaca, tentu akan banyak pula kosakata baru yang bisa kamu ketahui.

  1. Tentukan terlebih dahulu objek pembaca yang kamu inginkan

Bila kamu ingin menjadi penulis yang banyak dikenal orang, sudah pasti tulisanmu harus sering dibaca oleh orang lain terlebih dahulu. Menentukan target pembaca menjadi hal lain yang perlu kamu lakukan agar namamu sebagai penulis semakin terkenal. Dengan menentukan sasaran pembaca yang kamu inginkan, kamu akan semakin mudah menentukan penggunaan bahasa dalam tulisanmu. Gaya penulisan yang kamu punya juga akan semakin terarah dengan menentukan terlebih dahulu target pembacanya.

  1. Fakta adalah kewajiban yang harus kamu tunjukkan

Kebanyakan tulisan zaman sekarang hanya menunjukkan opini penulisnya. Tentu saja hal ini baik bila kamu memang penulis novel atau bentuk karya sastra yang lain. Apalagi bila opini tersebut dilengkapi dengan imajinasi yang memikat. Namun, bila kamu merupakan seorang penulisan yang bergerak di bidang yang lebih serius, seperti berita atau karya jurnalistik yang lain, tentu saja kamu tidak bisa hanya menggunakan opini. Fakta adalah hal wajib yang perlu kamu tunjukkan kepada pembaca. Menggunakan fakta dalam tulisan akan memperkuat pernyataan yang kamu buat. Hal ini tentu saja juga akan menunjukkan kredibilitasmu sebagai penulis.

  1. Hindari hoax

Berkelanjutan dengan poin sebelumnya, jika kamu menulis dengan menyertakan fakta, tentu saja hasil karyamu akan jauh dari status hoax. Apalagi sekarang ini, dengan perkembangan teknologi yang memudahkan kegiatan manusia, hoax semakin mudah tersebar.

Sebagai penulis yang bertanggung jawab, tentu saja kamu harus menunjukkan tanggung jawab dengan menunjukkan kebenaran, bukan? Selamat berlatih untuk menjadi penulis profesional!

Related posts

shares